MENGENALI PELANGGAN UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI

Juli 18, 2019

Kelas Women Will : Melatih Kemampuan Berkomunikasi

Setiap kali mengisi kelas WomenWill, selalu ada keseruan berbeda dan hal hal baru yang saya temui. Pun pada saat sharing materi "Melatih Kemampuan Berkomunikasi" pada hari Sabtu 13 Juli 2019 pekan lalu di Accelerice belakang gedung Ariobimo Sentral, Kuningan. 

Keseruan atau tepatnya kejutan pertama terjadi ketika seorang tim Google Malaysia hadir 30 lebih awal sebelum kelas dimulai. Cerita kejutan awal saya tuliskan berikutnya ya! Karena kisah ini berlanjut dan berhubungan dengan mindset. 😊 

Surprise kedua adalah saat saya menyapukan pandangan ke seluruh audiens pada sesi opening, tiba-tiba mendapati ada 2 orang peserta yang saya kenal baik, duduk di antara peserta pagi itu. Dua orang tersebut satunya adalah teman sesama pengurus di salah satu komunitas pemberdaya UMKM dan satunya saya kenal ketika saya masih aktif sebagai pendamping UMKM dari Suku Dinas KUKMP Kota Jakarta Timur yang dengan keduanya saya sudah lama tak bersua. 

Oiya, adapun sharing di kelas WomenWill pekan lalu ada 4 sesi atau 4 modul, yaitu Kisah Sukses dan Tips Wirausaha, Melatih Kemampuan Berkomunikasi, Manfaat Email dan Kalender untuk Usahamu, dan Merencanakan Pemasaran Digital. Bagi teman-teman wanita wirausaha yang ingin mengetahui apa saja yang dipaparkan dan diskusikan pada modul-modul ini, bisa ikutan di kelas WomenWill berikutnya ya 😉😉

Diskusi yang paling menarik adalah ketika saya mengajak 2 peserta untuk berikan solusi pada case yang saya lemparkan kepada peserta di sesi Melatih Kemampuan Berkomunikasi. Case yang saya setting pada saat itu adalah perihal pesanan yang tertukar (mirip judul sinetron ya?) hehe..

Ilustrasinya seperti ini : Ina dan Hani adalah tim dalam sebuah perusahaan Fashion  yang berlokasi di Tangerang Selatan, dan mereka melakukan kekeliruan saat mengirimkan pesanan kepada 2 pelanggannya. Order pakaian ibu Melisa di Bumi Serpong Damai terkirim ke ibu Mega di Bekasi, dan sebaliknya. Kasus ini diketahui setika ibu Melisa complain kepada tim melalui telepon, sementara besok pagi pukul 9 ibu Melisa akan pergi ke Singapur mengenakan pakaian pesanannya tersebut. 

Jadi, bagaimanakah komunikasi dan solusi  dalam meng-handle customer complain tersebut?

Kelas Women Will : Diskusi How to Handle Customer Complaints



 





  

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images